Pages

 
 
Sabtu, Agustus 30, 2008

Tahapan Proses Pembuatan Taman & Pengetahuan Praktis

Tahapan Proses Pembuatan Taman & Pengetahuan Praktis

A. TAHAPAN PROSES PEMBUATAN TAMAN
1. Inventarisasi Tapak
Meliputi aspek fisik, sosial, ekonomi, teknik dan lingkungan.
2. Analisis
Mengidentifikasi potensi dan kendala yang ada.
3. Sintesis
Memanfaatkan potensi dan memecahkan masalah untuk kepentingan pembangunan taman.
4. Konsep – Perencanaan – Perancangan
Pembuatan rencana makro hingga rancangan detail taman, meliputi tata ruang, spesifikasi bahan, alat, tenaga dan biaya, lamanya waktu pembangunan => tertulis & gambar.
5. Pelaksanaan
Proses dan pelaksanaan fisik pembangunan taman.
6. Pemeliharaan
Perencanaan waktu, teknik dan biaya pemeliharaan; penanggung jawab pemeliharaan, evaluasi desain,

B. PENGETAHUAN PRAKTIS
1. POT
Tanah liat, pakis /kayu, plastik /kaca /semen /kaleng.
2. TANAH
- Pasir = sirkulasi baik, cepat kering, kurang subur, baik untuk pembibitan.
- Lempung = jelek, mudah padat & lengket, sirkulasi udara /air jelek.
- Geluh = baik karena mengandung unsur keduanya.
3. MEDIA DALAM POT
- Umum = 1/3 pasir, 1/3 geluh, 1/3 pupuk, 1 lapis batu bata
- Kering = ½ pasir, ½ pupuk, 1 lapis batu bata
- Lembab = 1 lapis bata, ½ geluh, ½ pupuk, 1 lapis batu bata
4. PUPUK
Unsur C, O dari CO2 (udara), H dari air, NPKS garam-garaman yang terlarut dalam air tanah.
Fungsi N = untuk pembentukan protein / daun sehat / anakan.
Fungsi P = pembentukan inti sel / pembagian sel / pembentukan lemak / pembentukan akar / bunga / biji / tahan penyakit.
Fungsi K = memperlancar semua proses / perkuat jaringan dari penyakit
Fungsi S = pertumbuhan / tahan hama & penyakit / pembentukan akar

ORGANIK
Kuda N=0,7 ,P2O5=0,25 , K2O=0,55
Sapi 0,6/ 1,15 /0,45
Domba 0,95 /0,35 / 1,00
Babi 0,5 /0,35 /1,00
Ayam 1,00 /0,80 /0,40
Kompos sampah 0,5 / 0,30 /1,20
Pupuk daun 1,2 /0,25 /0,80

TIPS PERAWATAN TANAMAN

TIPS PERAWATAN TANAMAN

PUPUK
- C, O dari CO² atau udara untuk proses fotosintesis
- H dari H²O atau air untuk membantu fotosintesis dan metabolisme tanaman.
- Nitrogen untuk pembentukan protein, menyehatkan daun, pertumbuhan anakan.
- Phosphor untuk pembentukan sel, lemak, akar, bunga, biji, tahan penyakit.
- Kalium memperlancar semua proses dan memperkuat jaringan dari penyakit
- Sulfur pertumbuhan tanaman, tahan hama & penyakit, pembentukan akar.

Jadi pada tanaman cukup diberi komposisi pupuk anorganik NPK dengan komposisi yang proposional, pada rumput nitrogen saja yaitu dengan pupuk Urea.
Pola pemupukan 1 bulan sekali pada pagi hari setelah itu di GUYUR AIR, proporsinya 1 s/d 2 sendok makan untuk tanaman besar dan 1 sendok teh tanaman kecil atau dalam pot, dan untuk rumput 2 sendok makan per meter dengan cara ditabur merata.

PENYAKIT
- Penyakit Pathologis disebabkan oleh :
- Jamur : cirinya menempel bintik hitam/coklat/putih pada batang dan daun.
- Bakteri : seperti tersiram air panas dan daun busuk kecolaktan.
- Virus : kerdil, daun keriting pucat karena kehilangan zat hijau daun.
- Insek : daun berlubang-lubang, batang berlubang karena dimakan.
Penanggulangan
- Insektisida untuk membunuh binatang pengganggu. (Crown,Matador,Matz, Ripcord, dll)
- Fungisida untuk memberantas jamur. (Antracol, Dithane )
- Herbisida untuk memberantas gulma ( Round Up, Rambo )
- Penyakit Physiologis
- Pucuk daun coklat
disebabkan oleh udara terlalu panas atau lembab, kelebihan air.
- Daun kuning pucat
kurang nitrogen, stress
- Bintik coklat di daun
cahaya terlalu banyak untuk tanaman dingin/ semi panas
- Daun rontok
disebabkan kekurangan/kelebihan air, cahaya, dan unsur hara (pupuk) kurang.
- Daun mengering/ menggulung
kelembaban kurang dan kurang siraman air.
- Daun suram/ tidak bercahaya karena kurang cahaya

PERAWATAN RUTIN
- Penyiraman tiap pagi atau sore hari secukupnya dengan cara bawah disiram , batang, daun juga disiram secara lembut (air menyebar tidak terpusat).
- Pencabutan gulma (rumput liar) pada rumput bilamana ada.
- Penyiangan daun mati dengan dipotong.
- Pemotongan daun tanaman untuk membentuk tekstur yang diinginkan setiap bulan sekali atau bila sudah waktunya pemotongan bentuk.
- Pembersihan tali air dari rumput jepang agar tanaman memperoleh air maksimal meresap dalam akar.
- Pemupukan seperti tersebut di atas (setelah pemupukan anorganik siram dengan air jarak penyiramannya jangan terlalu lama untuk mencegah larutan pupuk terpusat agar daun tidak menjadi panas/ gosong = khususnya Urea).
Jumat, Agustus 15, 2008

Apa Arti Sebuah Hobi - belajar

Bicara tentang hobi memang sangat menyenangkan, tapi walau butuh segalanya dan kadang dengan pengorbanan tetap saja dilakukan. Memang walau kadang orang tidak suka dan menganggap aneh kelakuan orang dengan hobi kita tetap saja cuek asal puas.

Apa arti hobi bagi saya adalah hal yang buat saya puas dalam arti positif, walau perlu pengorbanan sedikit dan kadang banyak.
Sebelum tahun 2002 hobi saya sangat banyak dan tidak spesifik seperti sekarang ini, mungkin bisa dikatakan sebagai masa pencarian karakter diri, tetapi setelah tahun itu mengerucut menjadi hanya suka memelihara tanaman hias sekaligus jadi pekerjaan yaitu desain sekaligus pembuatan taman dan memancing ikan yang merupakan hobi extrem saya.

Cerita Hobi Tanaman Hias

Ada pengalaman menarik di rumah saya Sidoarjo, saking hobinya memelihara tanaman jenis tidak suka cahaya panas saya pernah bingung menempatkan tanaman, kadang saya taruh belakang rumah lalu saya pindah depan rumah menghindari sinar matahari langsung sampai berulang-ulang maklum lahan rumah sedikit dengan rumah type 36 plus tambahan lahan 67 m2, lalu saking bosannya saya belikan paranet (jaring untuk filter sinar) lalu saya tempatkan di halaman depan rumah dengan kondisi apa adanya, eh banyak sekali komentar dari tetangga, ada yang bilang di kanopi, di rehap, agak tak waras maklum rumah jadi tak sedap dipandang. Tapi itu semua cuma masuk keluar telinga saya saja yang penting Aglaonema, Anthurium, Dieffenbachia, Caladium tidak rusak kena panas matahari.

Updates Via E-Mail

Entri Populer