- Kondisi air yang baik untuk memancing ada yang jernih, kecoklatan, air lama, tidak berbau karena bila bau air itu tercemar jasad renik mati atau air kekurangan oksigen.
- Bila ada ikan mati, sebaiknya tunda memancing, atau cari tempat lain, karena pada kondisi itu ikan tidak mau makan, karena banyak sebab, ada yang habis diracun, habis di jaring, bekas di ublek (aduk).
TEKNIK MEMANCING
1. Teknik Menarik Stik
- Tanpa pelampung
- indikatornya terletak pada tali pancing yang berada di air, akan menegang atau mengendur.
- Ujung stik bergerak ditarik ikan dan bila getarannya agak panjang langsung sentakkan stiknya tanda ikan sudah menelan, lalu gulung senar.
- Ujung stik sedikit bergerak ada ikan yang tertarik umpan stik langsung dipegang, pada kondisi ini perasaan tangan kita akan mengetahui ikan sedang terpikat umpan atau mulut ikan telah memakan umpan, bila terasa getaran sedikit panjang maka stik langsung sentakkan lalu gulung senarnya.
- Pada ikan tertentu tidak perlu menyentak stik karena akan tersangkut dengan sendirinya.
- Dengan pelampung
- Indikator lebih mudah yaitu pelampung akan bergerak-gerak bila ada ikan yang terpikat umpan.
- Pelampung tenggelam sedikit dan agak lama beberapa detik menunjukkan ikan telah memakan umpan bukan lagi terpikat oleh umpan, lalu sentakkan stik.
- Pelampung dibawa lari ikan juga menunjukkan bahwa ikan sudah memakan umpan.
- Pada kondisi ikan tombro dan ikan lele kolam pancing akan sangat berbeda, yaitu setelah rangkaian kail dan umpan tinggi pelampung sama persis dengan dalamnya kolam, karena pada kolam itu ikan suka menyedot umpan dan bila ada yang menganjal mulutnya akan dimutahkan lagi, jadi pada dasarnya pelampung hanya akan bergerak-gerak kekiri dan kanan tanpa goyangan yang berarti, goyangan yang agak panjang menunjukkan ikan sudah memakan umpan cepat sentak stik, jangan sampai lengah, atau umpan sudah tersedot ikan dan pancingan akan tanpa hasil.
2. Teknik Cacing (standar ikan)
- Pengunaan teknik ini adalah pengunaan teknik sederhana dan banyak ikan yang suka umpan ini, tetapi perolehan hasilnya akan maksimal bila ditunjang dengan kondisi dan ikan yang ada.
- Teknik cacing ini akan membuat pola penangkapan ikan yang tidak tepat sasaran alias bermacam-macam ikan yang akan tertangkap, baik ikan besar, ikan kecil, ikan anakan, udang, kepiting tergantung binatang apa yang paling dekat dengan umpan. Oleh karena itu teknik ini sangat disukai oleh para pemancing pemula.
- Penggunaan rangkaian kail dapat disesuaikan tanpa atau dengan pelampung tergantung selera pemancing, besar kecil mata kail juga menyesuaikan dengan besar kecilnya mulut ikan yang akan di tangkap.
3. Teknik Tanpa Umpan – Mbopak (Gurami mujaher)
Teknik ini diketahui penulis tanggal 6 Juni 2005 dijelaskan nara sumber di Waduk Kebraon Surabaya, memancing ternyata tidak hanya memakai umpan saja, ternyata tanpa umpanpun bisa mengait mulut ikan, dan anehnya ikan yang didapat malah besar umur lebih dari satu tahun bukan ikan kecil yang berumur bulanan.
Persiapannya adalah, stik, reel, senar, pelampung, rangkaian kail dengan nylon isi 2 kail ukuran 6 untuk mujaher. Sedang daerah memancingnya dicari dasar lokasi yang dalam, berair tenang, suhu dasar air yang kira-kira tidak mengalami perubahan drastis, bebas dari kotoran sampah, air kira-kira hampir tidak berubah warnanya, Hal ini semua merupakan habitat ikan besar membuat sarang.
Cara mencari titik sarang yang ukurannya kira-kira ± 1 - 2 m² perlu kesabaran, yaitu tali pancing dengan timbel dan pelampung dilempar disekeliling, ukuran pelampung diatur pas tidur mengambang di permukaan air dengan kondisi pemberat sampai pelampung senar tegak lurus tidak kendur, lalu tarik (dilakukan berulang di tempat yang lain) sampai terjadi pelampung menjadi tegak berdiri atau hilang (tandai lokasi) lalu ditarik lagi pelampung nampak mengambang tidur lagi, ini mengindikasikan bahwa disitu letak sarang ikan, Kalau perlu lakukan beberapa kali untuk memastikan.
Lemparkan kail diposisi itu dengan rangkaian nylon juga beri pelampung, ikan mujaher besar selalu menjaga sarang agar selalu bersih dari kotoran, kail isi 2 tadi dianggap oleh mujaher sebagai kotoran, ikan akan mengambil dengan mulutnya dan dibuang diluar sarang, pada saat itu pelampung bergerak dan inilah saat tepat untuk menarik stik dengan hentakan, “DAPAT”.
Bila menggunakan umpan untuk memancing di lokasi tadi, maka ikan kecilah yang akan memakan umpan, bukan yang besar karena yang besar akan kalah cepat dan bisa pula sedang puasa untuk menjaga telurnya.
Menurut nara sumber, pada satu titik lokasi sarang ini pernah didapat lebih dari 10 ekor ikan.
Bentuk rangkaian dari bawah :
1. dua kail, dua senar jarak 6cm, bentuk T, timbel bulat gerak, sela 4 cm baru swivel.
2. tiga kail, tiga senar jarak 6cm, bentuk menyatu, timbel ,swivel
4. Teknik Sengget / Jangkar
- Teknik ini juga merupakan teknik menangkap ikan, tetapi bukan teknik untuk hobi memancing melainkan untuk yang hobi makan ikan.
- Sengget atau jangkar ini adalah menangkap ikan dengan cara pancing ditarik supaya kail menancap di tubuh ikan.
- Model rangkaian dari bawah adalah timbel berat kerucut panjang ada yang berbentuk pipih dibawah, ring, senar besar 0,35mm, diberi kail renteng berjarak 7cm, kail merek Daichi nomer besar warna nikel, ring, senar pokok.
Kail renteng 1+1+1+2+1+1+1+2+1+1+1+2+1+1+1= 18 kail 1+1+1+1+1+1+1+1+1+1+1+1+1+1+1 =15 kail
- Lempar sejauhnya bila ikan di atas langsung tarik, bila di bawah tunggu beberapa detik agar rangkaian turun lalu tarik dengan cepat kiri-kiri / kanan-kanan / kanan-kiri sambil digulung reel yang ada, kondisi pangkal stik berada diketiak dengan dipegang agak keatas sesuai dengan panjang tangan setelah pangkal stik di himpit dengan ketiak.
- Bila ikan tertancap hentikan menyentak stik, tetapi langsung gulung saja reel yang ada untuk ambil ikannya.
5. Teknik Lumut (Gurami, mujaher, belanak, bandeng)
- Pada intinya teknik ini belajar dari sifat asli ikan yang kebiasaanya memakan lumut dan harus tanpa ada gangguan dari tipe rangkaian beserta perangkat lainnya untuk hasil yang maksimal.
- Teknik ini telah dicoba dengan berbagai model rangkaian dan semuanya membuahkan hasil tetapi hasilnya akan berbeda-beda.
- Rangkaian tunggal, dari bawah berisi 3 pancing tinggi berurutan berukuran kecil senar sebesar 0,22 mm ring kecil, pemberat timah tipis potong sesuai berat pelampung, pelampung ukuran selera tetapi yang ringan.
Kelemahannya - hanya berisi umpan tunggal
- terlalu banyak penggunaan umpan lumut
- hasil yang didapat standart
Kelebihannya - kecepatan pemasangan umpan
- dapat dipergunakan untuk lemparan jauh
- Kombinasinya dapat dengan rangkaian tunggal dengan isi 2 kail dan pelampung sangat kecil akan meningkatkan tangkapan tetapi tidak banyak karena tetap umpan tunggal.
- Rangkaian double, 2 umpan 2 kail, 2 umpan 4 kail dengan tinggi umpan berjarak. Pada semua kombinasi ini akan menghasilkan lebih maksimal, sedangkan kelemahan dan kelebihannya berbanding terbalik dengan rangkaian tunggal.
- Rangkaian tripel, 3 umpan 3 kail, 3 umpan 6 kail, ini seperti terjadi pada rangkaian renteng, lainnya idem dengan rangkaian double.
Pada intinya semua model rangkaian akan menghasilkan ikan yang maksimal kalau kita patuhi tips berikut :
- Kail karbon kecil ukuran 1 - 4 bentuk u melebar warna nikel kuat
- Kail diikat dengan senar yang sangat tipis 0,18 – 0,23 mm
- Pelampung yang paling kecil berwarna cerah dan untuk kondisi tertentu bisa agak besar untuk menyesuaikan timbel.
- Usahakan timbel kecil paling bawah guna pikat ikan lebih besar ini untuk kondisi tertentu ditempat dalam dan air asin.
- Sebaiknya rangkaian tanpa bantuan ring, cemiti, jadi bisa dikatakan terusan langsung senar induk dengan pelampungnya
Hal itu dilakukan untuk mengurangi naluri ikan untuk memutahkan umpan bila ikan telan umpan ada yang menganjal mulutnya karena pancing besar, senar tipis biar tidak dikira kotoran yang bisa dimutahkan lagi oleh ikan karena ikan itu sifatnya menyedot umpan, ikan menarik berat karena pelampung agak besar bila di tenggelamkan dan menyeretnya akan sangat terasa sekali bagi ikan.
2 komentar:
mantap boss infonya
Nice infonya, jangan lupa mampir ke blog seputar dunia
Posting Komentar